Sabtu, 18 Juli 2020

Tips berani berbicara depan orang banyak

Oleh : Abdul Manaf Harahap

Tips berani berbicara depan orang banyak 


    Tipsnya ini menurut pengalaman saya, kerena saya sudah mengalami sendiri proses gimana caranya agar berani berbicara di depan orang banyak tanpa ada rasa takut.




  1. Percaya diri                                                                 
       Kita harus yakin terhadap diri kita sendiri bahwasanya kita bisa, kita mampu berbicara depan orang banyak. Tanpa harus memikirkan omongan orang lain kalo kita berbicara depan orang banyak


2. Sering diskusi ringan 

         Diskusi dengan teman kita 2 orang atau lebih untuk bertukar pikiran, karena dalam diskusi kita ditekankan untuk berbicara, untuk mengeluarkan pendapat masing-masing, disitulah kita belajar berbicara didepan orang banyak, tanpa harus memikirkan kalo saya bicara seperti ini salah gak?  Kalo saya menyampaikan seperti ini ada gak yang tidak sepakat? Pikiran seperti itu harus kita buang agar kita berani berbicara di depan orang banyak. 


Di forum diskusi kecil kita harus menyampaikan pendapat kita walaupun tidak di terima orang yang penting mental kita sudah ada berbicara depan orang banyak.  Kalo sudah seperti itu, kita akan terbiasa berbicara depan orang banyak, ketika acara formal kita berani berbicara di depan orang banyak untuk memberikan pendapat kita, memberikan pertanyaan tanpa ada rasa takut. 


3. Kuasai materi 

        Sebelum berbicara di depan orang banyak kuasai dulu materi yang akan disampaikan agar nanti berani berbicara tanpa ada rasa takut. 

    4. Anggap audiens tidak ada 

        Ketika berbicara di depan orang banyak anggaplah audiens itu tidak ada karena itu akan membuat kita berani berbicara di depan umum tanpa ada rasa takut. 

5. Lakukan kontak mata 

        Lakukan kontak mata antara kita dengan audiens agar kita berani berbicara di depan mereka, tanpa harus melihat ke bawah.  Dan anggap mereka itu adalah seperti kawan kita waktu diskusi ringan ๐Ÿ˜Š



Semoga bermanfaat untuk kita semua, sesama manusia kita saling mengingatkan untuk kebaikan. 



Yang membuat kita takut adalah diri kita sendiri maka lawanlah rasa takut untuk mencapai kesuksesan 

Kamis, 09 Juli 2020

Ada apa dengan kecamatan ujung batu Kabupaten Padang Lawas Utara

Oleh : Mahasiswa


                 Kecamatan Ujung batu adalah salah satu Kecamatana Terbaru di kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), sudah mekar  kurang  lebih Dari 3 tahun Hasil pemekaran dari kecamatan simangambat, Kecamatan Ujung batu ini adalah Salah Satu hasil Dari perjuangan dari Para Tokoh-Tokoh Adat Di luat ujung batu ini, memekarkan  kecamatan Ujung batu, Namun Saat ini Kecamatan Ujung batu yang di pimpin  Oleh  Bapak Sanusi Siregar S.Sos Pada Saat ini. 



          Pada awal nya kami Sangat bangga Atas Kehadiran Bapak Sanusi Siregar S.sos. Selaku Camat Ujung Batu, Pada saat itu kami melaksanakan diskusi Santai bersama beliau Namun Beliau Memaparkan Visi Dan Misi nya, dan Pada saat itu juga kami percaya akan terjadi nya Sebuah Kemajuan Terhadap ujung batu ini,
Tapi malah Sebalik nya Kepercayaan kami itu Malah Menimbulkan Sebuah Kekecewaan terhadap beliau, selaku Camat Di  Kec.Ujung batu ini. 


         Sebab Kami Menduga Bahwa pak Sanusi Siregar,S.Sos Telah mencoba melakukan Tindakan Yang melanggar aturan Dan UU yang telah Di tetapkan. Yaitu berupa Pungutan Liar (Pungli) berdasar kan UU No.20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi, menjelaskan definisi pungutan liar adalah suatu perbuatan yang dilakukan pegawai negeri atau penyelenggara yang dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, atau dengan menyalahgunakan kekuasaannya memaksa seseorang memberikan sesuatu, membayar, atau menerima pembayaran dengan potongan, atau untuk mengerjakan sesuatu bagi dirinya sendiri.


    Kami Dari Kalangan Mahasiswa Menduga Bahwa Camat Ujung Batu Bapak Sanusi Siregar S.Sos Mencoba melakukan Tindakan Itu, terdahap Kaur-Kaur Desa yang baru masuk,  di beban kan Rp. 20-25 juta.

Contoh Salah Satu nya desa Gunung Manaon Ub. Saya  Satia Hasayangan Rambe selaku Ketua Umum Hima Paluta Pekan Baru dan saya Abdul Manaf Harahap selaku Ketua Umum Ikatan Pemudal Mahasiswa Islam PALUTA (IPMI PALUTA)  Sangat Menyayangkan Hal Itu Terjadi Di kecamatan Ujung Batu ini. 


          Namun Menurut keterangan yang dapat Kami peroleh dari masyarakat yang tak mau Di sebut namanya mengatakan bahwa hal itu Lah yang telah terjadi,
Maka dari itu Kami Dari Dari Himpunan Mahasiswa Padang lawas utara (Paluta) dan IPMI PALUTA Sangat Mengecewakan atas tindakan yang di lakukan oleh Pak Camat Ujung Batu, Dan Kami Menduga Bahwa Seluruh Desa Yang ada Di kec. Ujung batu Akan Melakukan Hal ini. 


               Maka dari Itu kami meminta Kepada Penegak Hukum Di paluta ini agar segera menangkap Dan Memeriksa Camat Serta Kepala desa Yang bersangkutan Tentang Hal ini.  Dan kami Berharap Kepada penegak Hukum di Paluta Ini agar Bisa menuntaskan Kasus ini. Namun kami Menduga di paluta ini Penegakan Hukum Nya juga Termasuk Lemah Sebab Sekian Banyak Kasus Pungli di Paluta ini Tapi belum Pernah tuntas Tentang hal itu,
Semoga penegak hukum kita di paluta ini menjalankan tugasnya sebagaimana mestinya 



Masyarakat bukan untuk di tindas akan tetapi masyarakat harus di sejahterakan demi terwujud persatuan Indonesia 

Dosen itu bukan tuhan yang selalu benar dan masiswa itu bukan kerbau

Oleh : Abdul Manaf Harahap

         Kenapa saya mengangkat tema dosen itu bukan tuhan yang selalu benar dan mahasiswa itu bukan kerbau, karena saya melihat bahwa mahasiswa itu banyak yang menganggap dosen itu selalu benar, dan mahasiswa hanya mengatakan iya pak,  iya buk๐Ÿ˜ walaupun terkadang tugas yang di sampaikan dosen itu lari dari pembahasan, ataupun dosen yang sampaikan salah tapi mahasiswa sekarang lebih baik iya kan saja biar cepat, karena takut berurusan dengan dosen padahal yang mau di sampaikan itu benar ๐Ÿ‘Œ. 

        contohnya terkadang mahasiswa itu tau dosen itu sudah salah dan mahasiswa tidak berani menyampaikan kebenaran karena tidak percaya dengan kebenaran yang ia tahu karena mahasiswa menganggap dosen itu selalu benar, dan melakukan apa saja yang di perintahkan dosen layaknya seperti kerbau, di paksa untuk bekerja dan apabila tidak mau pemilik kerbau akan memukul kerbau tersebut agar mau bekerja seperti yang di inginkannya, walaupun lagi kecapean, seperti mahasiswa  yang hanya mengakatan iya pak, iya buk,  gara-gara takutnya kepada dosen.

Mengkritik dan memberikan saran untuk terwujudnya suasana nyaman antara satu dengan yang lain, dan tidak ada yang merasa terzholimi antara 1 dengan yang lainnya, 


      Menurut saya Di Indonesia kebebasan untuk berpendapat sudah diatur dalam Pasal 28E ayat (3) Undang-Undang Dasar 1945 (“UUD 1945”) sebagai berikut: Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat
Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan Undang-undang".


       Lantas apakah seorang mahasiswa itu salah ketika Mengkritik dosen?   Itu tidak ada masalah karena di Indonesia bebas menyampaikan pendapat sesuai aturan tanpa ada aturan yang di langgar. Yang menjadi masalah sekarang lebih banyak mahasiswa yang takut kepada dosen, salah dalam penyampaian itu biasa, tidak akan di benci bahkan akan selalu di ingat dosen๐Ÿ˜Š. 


      Apakah memberikan masukan kepada dosen itu tidak sopan?  Apakah kita mahasiswa tidak berani menyampaikan kebenaran? ๐Ÿค” perkataan dosen itu bukan perkataan tuhan maka dari itu dosen juga punya salah, mahasiswa juga punya hak untuk menyampaikan kebenaran menurut pasal 28E ayat (3) Undang-Undang Dasar 1945. 

     Mahasiswa bangkitlah dari zona nyaman, jangan pernah takut untuk menyampaikan kebenaran selagi tidak melanggar Undang-Undang dan aturan yang berlaku, mahasiswa sekarang bakalan menjadi pemimpin masa depan menggantikan orang tua kita yang sekarang. Kalo bukan dari sekarang kapan lagi?  Kalo bukan kita siapa lagi?. 

       Dosen juga manusia dan mahasiswa juga manusia.  maka berjiwa sosial itu sangat penting agar tidak ada yang terzholimi.  Agar bisa menerima pendapat orang lain. Agar tidak berbuat semenena-mena.

     



ุงู„ุงู†ุณุงู† ู…ุญู„ ุงู„ุฎุท ูˆุงู„ู†ุณูŠุงู†
Al insaan mahallul khothoo wannisyaan,
Maka dari itu kalau saya lupa di ingatkan, kalau saya bengkok di lurusin.



Apabila ada kata yang salah mohon di maafkan tidak ada niat untuk menyalahkan orang lain, tapi  agar  kita saling introspeksi diri, agar timbul suasana nyaman








Sabtu, 04 Juli 2020

Hanya orang waras yang punya masalah

Oleh : Abdul Manaf Harahap
  


       Masalah adalah pernyataan tentang  keadaan tidak  sesuai dengan yang diharapkan. Bisa jadi kata yang digunakan untuk menggambarkan suatu keadaan yang bersumber dari hubungan antara dua faktor atau lebih yang menghasilkan situasi yang membingungkan     


         Masalah bisa saja datang karena pikiran kita tidak sejalan dengan hati, contohnya kita di undang ke pesta yang jarak tempuh nya sangat jauh kira-kira perjalanan 6 jam kurang lebih nya dari rumah kita, dan hati kita berkata kita pergi aja ke pesta tersebut karena sudah di undang, tapi pikiran kita mengatakan kita tidak usah pergi ke pesta tersebut karena banyak pertimbangan yang memudoratkan kita, karena adanya rawan begal, musim hujan dan lain-lain dari pasti timbul masalah karena masih ada pikiran. 

         Masalah juga datang karena kita berbuat kesalahan yang semestinya tidak boleh di perbuat karena sudah melanggar aturan, dan timbullah ketakutan akan di berikan sanksi kepada kita, maka dari situ timbullah sebuah masalah yang membuat kita pusing dan berpikir bagaimana nanti hukumannya dan apa yang akan di berikan sanksinya oleh yang berwenang dan bagaimana biar tidak kena sanksi. 


  Masalah datang karena kita takut melakukan sesuatu dan pikiran kita menakuti kita, kalo di kerjakan nanti bagaimana ya ๐Ÿค” apa resikonya dan kalau gak di kerjakan bagaimana ya ๐Ÿค”, dan seharusnya kita kerjakan tanpa terlalu lama berpikir panjang agar kita dapat melakukan sesuatu. 


        Ketika ada masalah maka pergilah ke tempat yang membuat bahagia dan nyaman  untuk menenangkan pikiran agar otak kita refresh kembali 




" yakin lah hanya orang waras yang mempunyai masalah dan orang yang tidak  mempunyai masalah itu orang yang sudah hilang akal" 



             "masalah datang sili berganti maka jalani saja pasti ada solusinya tanpa terlalu banyak konsep daripada aktualisasinya" 

            

        "masalah itu bisa dari diri sendiri dan     bisa juga dari orang lain" 



Jika ada yang salah dalam penulisan mohon kritik dan saran 
             

Organisasi bukan memperlambat tamat kuliah

 From : Abdul Manaf Harahap          Sebagian mahasiswa  ketika mendengar kata organisasi yang timbul dipikirannya organisasi gak ada gunany...